Tuesday, December 14, 2010

Mendengarkan Musik dapat Menurunkan Performa Kerja

image: sehati.blogsome


Musik memang bisa menjadi pelepas stres. Namun, mendengarkan musik sewaktu bekerja ternyata dapat mengganggu konsentrasi dan menyulitkan untuk menghafal atau mengingat informasi.

Penemuan tersebut berdasarkan penelitian oleh Nick Perham, PhD bersama rekan-rekannya di University of Wales Institute. Para peneliti menemukan bahwa mendengarkan musik dapat mengganggu konsentrasi dan menurunkan kemampuan untuk mengingat.

Penelitian ini mengikutsertakan 25 orang responden, berdasarkan rentang umur 18 hingga 30 tahun. Mereka diuji daya mengingat informasi sambil mendengarkan musik.

Para responden diminta untuk mengingat delapan daftar konsonan dalam urutan tertentu. Mereka diuji dalam beberapa kondisi yang berbeda, yaitu lingkungan yang tenang, diputarkan musik yang disukai, musik yang tidak disukai, data yang tidak stabil (secara acak) dan data yang tidak stabil.

Thursday, November 11, 2010

Mengapa Telinga Terasa Panas?

Mungkin anda pernah mendapati telinga luar anda terasa panas. Banyak orang yang percaya panasnya telinga ini dikarenakan ada orang yang sedang menjadikan kita sebagai bahan obrolan; Telinga Kanan Panas - berarti orang sedang bercerita tentang kebaikan kita, sebaliknya Telinga Kiri Panas - berarti kita sedang digunjingkan. saya juga kurang tahu, ini mitos atau apa; dan yang akan kita bahas bukan masalah mitos; tapi telinga panas dalam pandangan kesehatan. mengutip dari ehow.com, ada lima penyebab telinga terasa panas, yaitu:

1. Infeksi
Panasnya telinga luar panas mungkin disebabkan adanya infeksi telinga. Consumer Reports, melalui situsnya: ConsumerReports.org, menuliskan bahwa sebagian orang menderita kondisi panas telinga ini dalam kondisi kronis, sementara sebagai yang lain menderitanya dalam kondisi akut; yang mana hanya merasakan sekali dan tidak pernah terkena lagi setelah sembuh.

Wednesday, November 10, 2010

5 Cara Mencegah Gigitan Nyamuk

[caption id="attachment_48" align="alignleft" width="200" caption="Foto: thinkstock"]Foto: thinkstock[/caption]

postingan ini menyambung bahasan saya tentang nyamuk pada postingan beberapa hari lalu. kita udah tahu kalo gigitan nyamuk tuh bisa nularin penyakit berbahaya. nah, sebenernya nggak sulit loh buat ngehindarinya, soalnya ada banyak cara yang bisa dilakukan.  Dikutip dari Telegraph, Selasa (10/8/2010), beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain sebagai berikut.

1. Sesuaikan warna pakaian
Pakaian dengan warna yang kuat, baik gelap maupun sangat terang dapat menarik perhatian nyamuk. Warna putih, khaki dan warna lain yang lembut kurang disukai oleh nyamuk.

Celana training serta kaus atau baju lengan panjang juga bisa mencegah gigitan nyamuk saat tidur. Hindari pakaian ketat, terutama jika bahannya tipis karena kadang-kadang masih bisa ditembus oleh gigitan nyamuk.

Ini Dia: Rahasia Jari Manis dan Telunjuk

[caption id="attachment_45" align="alignleft" width="200" caption="foto: Thinkstock"]foto: Thinkstock[/caption]

Panjang jari setiap orang tidak selalu sama. Yang paling menonjol adalah, ada orang yang jari manisnya lebih panjang dari jari telunjuk atau sebaliknya. Ternyata panjang dua jari ini berkaitan dengan kepribadian seseorang.

Perbandingan panjang dua jari tersebut berhubungan dengan kondisi hormonal saat berada dalam kandungan dan mempengaruhi kepribadian seseorang saat tumbuh dewasa.

Jari telunjuk yang lebih pendek dari jari manis disebut 'rasio rendah', sebaliknya jari telunjuk yang lebih panjang dari jari manis disebut 'rasio tinggi'.

Dikutip dari Sciencedaily, Rabu (10/11/2010), perbedaan panjang kedua jari ini dipicu oleh paparan hormon testosteron selama berada dalam kandungan yang berbeda-beda pada setiap orang. Selain mempengaruhi perkembangan kepribadian, hormon ini juga sering dikaitkan dengan tingkat kecerdasan.